IDXChannel—Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diproyeksikan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Jika diadopsi secara meluas, AI berpotensi menyumbang nilai tambah hingga ratusan triliun rupiah bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Vice President Government Affairs & Public Policy, Centers of Excellence Google, Markham Erickson, mengungkapkan bahwa tingkat adopsi AI di kalangan pelaku usaha kecil di Indonesia saat ini masih terbilang rendah.
Data menunjukkan bahwa baru sekitar 14,5 persen UMKM yang memanfaatkan teknologi AI dalam operasional bisnis mereka.
Padahal, jika para pelaku UMKM mengadopsi dan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem usahanya, teknologi ini diperkirakan dapat menghasilkan nilai ekonomi tambahan sebesar Rp910 triliun. Nilai tersebut setara dengan hampir 4 persen dari total PDB Indonesia.