AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20096.96
-0.37%
-74.31
N225
26703.31
0.1%
+25.51
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Capital Loss dan Capital Gain, Definis, Tips, dan Contoh

YUK NABUNG SAHAM
Mohammad Yan Yusuf
Rabu, 23 Maret 2022 12:33 WIB
Capital loss adalah kerugian yang terjadi ketika aset investasi berkurang nilainya. Sedangkan Capital gain adalah keuntungan yang dicari investor.
Capital Loss dan Capital Gain, Definis, Tips, dan Contoh. (Foto : MNC Media)
Capital Loss dan Capital Gain, Definis, Tips, dan Contoh. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Capital loss adalah kerugian yang terjadi ketika aset investasi berkurang nilainya. Sedangkan Capital gain adalah keuntungan yang dicari investor ketika melakukan investasi.

Kedua pembahasan itu merupakan dua istilah yang sering ditemukan dalam saham. Tentunya kedua perbedaan ini memiliki definisi, tips, dan contohnya masing masing. Lalu apa saja penjelasan capital loss dan capital gain? Simak penjelasannya.

Definisi Capital Loss dan Capital Gain

Capital loss sendiri bisa didefinisikan sebagai instrumen investasi dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga belinya. Nantinya nilai kerugian ini terjadi bila kamu sudah menjual aset investasinya sehingga sebagai kerugian modal.

Sementara Capital gain, tentu berbanding kebalik. Anda mendapatkan keuntungan bila mendapatkan profit saat menjual nilai investasimu. Capital gain terjadi ketika investor melakukan penjualan saham atau jenis aset lain dengan harga yang lebih tinggi ketimbang harga pembelian.

Adapun jenis capital gain terbagi atas dua, yakni capital gain jangka pendek dan capital gain jangka panjang. Pembagian keduanya didasarkan oleh jangka waktu pemegang aset. Bila suatu aset dijual dalam waktu 36 beli setelah dimiliki, maka keuntungan yang didapatkan adalah capital gain jangka pendek. 

Tips Capital Gain dan menghindari Capital Loss

Untuk menghindari ini pada permainan saham atau pasar modal. Tentu Anda harus melakukan beberapa langkah antisipasi salah satu memperhitungkan nasib investasi. 

Seperti diketahui naik turunya saham ditentukan oleh beberapa faktor, seperti : 

  1. Kondisi Fundamental Ekonomi Makro
  2. Fluktuasi Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Asing
  3. Kebijakan Pemerintah
  4. Faktor Panik
  5. Faktor Manipulasi Pasar

Karena itu bila Anda ingin membeli saham, tentunya Anda harus memperhitungkan itu. Caranya dengan membaca pemberitaan terkini serta merancang kebutuhan masyarakat. 

Misalkan dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) maka dipastikan harga saham pembangunan, semen, serta properti akan naik. 

Contoh Capital Gain dan Capital Loss

Rumus cara menghitung capital gain pun bisa dibilang cukup sederhana. 

Rumus Capital Gain Capital Gain = Harga jual - Harga beli x (Jumlah barang/produk yang diinvestasikan) 

Contoh cara menghitung capital gain: Investor A membeli saham ABCD dengan harga Rp16.000 per lembar pada tahun 2018 sebanyak 30 lot (1 lot=100 lembar saham). 

Pada tahun 2020, ternyata harga saham tersebut di BEI naik menjadi Rp26.000 per lembarnya. 

Maka, capital gain Investor A = (Rp26.000 - Rp16.000) x 3.000 lembar saham = Rp30 juta. 

Dengan demikian, dengan modal sebesar sebesar Rp48 juta, investor A memperoleh keuntungan saham atau capital gain sebesar Rp30 juta.

Capital Loss 

Capital loss = harga jual-harga beli

Anda bisa coba mempraktekkan rumus di atas dengan contoh soal berikut ini.

Tasya membeli 10 lot saham perusahaan X dengan total harga Rp15 juta.

Setelah enam bulan, ia merasa nilai investasinya tidak berkembang. Sebaliknya, nilai investasi sahamnya justru terus merosot.

Karena itu, Bu Tasya akhirnya memutuskan untuk menjual saham tersebut. Ia berhasil menjualnya dengan nilai Rp12 juta.

Maka, penghitungan kerugian Bu Tasya adalah:

capital loss = 12 juta-15 juta = -3 juta

Jadi, Bu Tasya mengalami kerugian modal sebesar Rp3 juta dari investasi sahamnya.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD