"KrediOne juga meyakini bahwa kepercayaan publik dibangun tidak hanya melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui komunikasi yang humanis serta berorientasi pada layanan dan perlindungan konsumen,” kata dia.
Ke depan, kata Kuseryansyah, KrediOne bersama AFPI akan terus mendorong berbagai program kolaboratif dengan media guna memperkuat literasi keuangan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pinjaman daring yang sehat, inklusif, dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Sebagai informasi, Ketua AFPI Entjik S Djafar mengatakan, tantangan pendanaan terkait akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan dana.
“Namun juga akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, baik perbankan maupun lembaga keuangan non-bank,” katanya dalam keterangan resmi, belum lama ini.