Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan operasional Amar Bank melesat 13,82 persen YoY menjadi Rp527,76 miliar, sementara pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) ikut terkerek 15,58 persen YoY menjadi Rp370,20 dipicu ekspansi pasar.
Hingga posisi Maret 2026, total penyaluran kredit Amar Bank dilaporkan menembus angka Rp4,16 triliun.
Realisasi pembiayaan tersebut tumbuh agresif sebesar 30,62 persen YoY dari periode kuartal I 2025 yang kala itu tercatat sebesar Rp3,18 triliun.
Ekspansi kredit yang masif ini menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan korporasi, sekaligus mendongkrak total aset naik 34,72 persen YoY menjadi Rp6,93 triliun.
Di sisi lain, performa luar biasa ditunjukkan pada lini penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).