Jenis Utang Wesel
1. Amortisasi Negatif
Pada jenis utang ini, besaran angsuran yang dibayarkan setiap bulannya bisa lebih rendah dari biaya bunga. Nantinya, pihak pemberi pinjaman akan menambahkan sisa bunga yang belum dibayar, ke dalam saldo pokok dari pinjaman tersebut.
2. Diamortisasi
Kemudian, jenis utang wesel yang diamortisasi umumnya digunakan oleh debitur yang akan mengajukan pinjaman untuk rumah, bangunan dari bank, atau properti lainnya. Utang wesel macam ini mengharuskan para debitur untuk melakukan pembayaran pada bunga dan saldo pokoknya setiap bulan.
3. Sekali Bayar
Pada jenis ini debitur wajib membayar jumlah pokok yang dipinjam beserta bunga yang telah dibebankan, dalam satu kali pembayaran. Umumnya, debitur akan langsung melunasi bunga dan pinjaman pokoknya kepada kreditur, di akhir periode pinjaman atau tanggal jatuh tempo.
Ciri-Ciri Utang Wesel
1. Kategori Pasiva
Tak hanya itu, di dalam pencatatan keuangan perusahaan, utang wesel termasuk dalam kategori pasiva. Sebab, jenis kewajiban pihak penerbit atau debiturnya diwajibkan untuk melakukan pelunasan kepada pihak kreditur.
2. Waktu Pinjaman Berbeda
Jangka waktu pelunasan utang wesel dapat berbeda, tergantung dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Utang wesel termasuk utang jangka pendek apabila jangka waktu pelunasannya kurang dari satu tahun.