Dari sisi kualitas aset, rasio loan at risk (LAR) membaik 230 basis poin menjadi 8,3 persen. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat 1,7 persen, turun 20 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun rasio cakupan NPL mencapai 280,7 persen dan cakupan LAR meningkat 560 basis poin menjadi 54,9 persen.
"Likuiditas dan permodalan juga tetap kuat, dengan rasio cakupan likuiditas (LCR) sebesar 158,9 persen, net stable funding ratio (NSFR) sebesar 117,9 persen, serta rasio kecukupan modal (KPMM) konsolidasian sebesar 25,4 persen," kata Theresia.
(Rahmat Fiansyah/Nasywa Salsabila)