Strategi kedua mendorong pertumbuhan UMKM melalui digitalisasi usaha, perluasan pasar, dan penguatan rantai pasok. Sebab dukungan kepada pelaku usaha tidak cukup hanya melalui penyaluran kredit.
“UMKM tidak hanya membutuhkan pinjaman, tetapi juga membutuhkan kesempatan,” kata dia.
Selanjutnya, Bank Jakarta akan memperkuat program housing inclusion atau akses pembiayaan perumahan. Menurut Agus, salah satu tantangan terbesar generasi muda Jakarta saat ini adalah memiliki rumah yang terjangkau.
“Akses pembiayaan rumah harus menjadi bagian dari strategi kota karena banyak anak muda yang kesulitan menjangkau harga rumah di Jakarta,” kata dia.
Strategi terakhir adalah investment enablement dengan membangun kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Jakarta. Agus menilai kota global tidak dapat dibangun hanya mengandalkan APBD, melainkan membutuhkan investasi yang kuat dan berkelanjutan.
“Peran Bank Jakarta bukan sekadar menghimpun dana dan menyalurkan kredit, tetapi menjadi penghubung antara warga, UMKM, pemerintah, dan investor dalam satu ekosistem kota,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip no one left behind dalam transformasi digital dan pembangunan kota. Menurutnya, kemajuan teknologi harus mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, hingga keluarga muda yang sedang berjuang memiliki rumah pertama.
“Teknologi tanpa inklusi hanya akan menciptakan kesenjangan yang semakin lebar. Karena itu, transformasi digital harus memberi manfaat bagi mereka yang selama ini tertinggal,” kata Agus.
Ia menambahkan, peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kini telah berkembang dari sekadar menjalankan usaha menjadi penggerak ekosistem pembangunan yang mampu memperluas kesempatan bagi masyarakat.
“Ukuran keberhasilan Jakarta bukan seberapa tinggi gedung yang berdiri, tetapi seberapa banyak mimpi yang dapat diwujudkan oleh warganya. Jika MRT menghubungkan titik-titik kota, maka Bank Jakarta akan menghubungkan peluang-peluang kehidupan,” ujar Agus.