sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Sentral Eropa Rugi Rp24 Triliun pada 2025

Banking editor Wahyu Dwi Anggoro
27/02/2026 13:12 WIB
Bank Sentral Eropa (ECB) mencatat kerugian sebesar 1,25 miliar euro atau sekitar Rp24,75 triliun pada 2025.
Bank Sentral Eropa Rugi Rp24 Triliun pada 2025. (Foto: Inews Media Group)
Bank Sentral Eropa Rugi Rp24 Triliun pada 2025. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Bank Sentral Eropa (ECB) mencatat kerugian sebesar 1,25 miliar euro atau sekitar Rp24,75 triliun pada 2025.

Dilansir dari AFP pada Jumat (27/2/2026), ini merupakan kerugian tahunan yang ketiga secara berturut-turut.

Meski demikiian, angkanya jauh lebih rendah dibandingkan rekor kerugian tertinggi sebesar 7,9 miliar euro yang dicatat pada 2024.

Pada 2023, lembaga yang berbasis di Frankfurt, Jerman ini melaporkan kerugian tahunan pertamanya dalam hampir dua dekade. Hal ini dipicu oleh kenaikan suku bunga yang agresif untuk menekan lonjakan inflasi akibat perang antara Rusia dan Ukraina.

Selain mendorong kenaikan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan perusahaan di 21 negara zona euro, kenaikan suku bunga tersebut juga membebani neraca ECB.

Sebelum memulai siklus kenaikan suku bunga pada 2022, ECB mempertahankan suku bunga pada tingkat rendah selama bertahun-tahun.

"Kerugian sejak 2022 terjadi setelah bertahun-tahun memperoleh keuntungan besar dan merupakan efek dari kebijakan yang diperlukan untuk memerangi inflasi,' kata bank sentral tersebut.

 Inflasi kini telah mereda secara substansial. Angkanya berada di bawah target dua persen ECB bulan lalu.

Bank sentral itu telah mulai menurunkan suku bunga sejak pertengahan 2024. Namun, dampaknya masih membutuhkan waktu untuk dirasakan.

ECB mencatat bahwa beban bunga pada 2025 sudah jauh lebih rendah daripada 2024. Bank sentral itu memperkirakan kembali mencetak laba tahun ini atau tahun depan. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement