Sebelum memulai siklus kenaikan suku bunga pada 2022, ECB mempertahankan suku bunga pada tingkat rendah selama bertahun-tahun.
"Kerugian sejak 2022 terjadi setelah bertahun-tahun memperoleh keuntungan besar dan merupakan efek dari kebijakan yang diperlukan untuk memerangi inflasi,' kata bank sentral tersebut.
Inflasi kini telah mereda secara substansial. Angkanya berada di bawah target dua persen ECB bulan lalu.
Bank sentral itu telah mulai menurunkan suku bunga sejak pertengahan 2024. Namun, dampaknya masih membutuhkan waktu untuk dirasakan.
ECB mencatat bahwa beban bunga pada 2025 sudah jauh lebih rendah daripada 2024. Bank sentral itu memperkirakan kembali mencetak laba tahun ini atau tahun depan. (Wahyu Dwi Anggoro)