AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

BCA Syariah Restrukturisasi Pembiayaan hingga Rp876 Miliar di 2020

BANKING
Shifa Nurhaliza
Selasa, 16 Februari 2021 17:15 WIB
Dampak pandemi Covid-19 masih memberikan dampak bagi beberapa sektor keuangan terutama industri perbankan.
BCA Syariah Restrukturisasi Pembiayaan hingga Rp876 Miliar di 2020. (Foto: MNC Media)
BCA Syariah Restrukturisasi Pembiayaan hingga Rp876 Miliar di 2020. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dampak pandemi Covid-19 masih memberikan dampak bagi beberapa sektor keuangan terutama industri perbankan. Sejalan dengan kebijakan stimulus perekonomian nasional dari Regulator, BCA Syariah melakukan restrukturisasi pembiayaan pada tahun 2020.

Restrukturisasi yang dilakukan BCA Syariah itu sebesar Rp876 miliar dengan komposisi 70% restruktur pembiayaan atau sebesar Rp614 Miliar, yang diberikan kepada nasabah yang terdampak Covid-19.

“Meski menghadapi berbagai tantangan dalam penyaluran pembiayaan, Loan at Risk (LaR) BCA Syariah di Desember tercatat sebesar 16,34% atau turun sebesar 0,11% jika dibandingkan Juni 2020 yang tercatat sebesar 16,45%. Angka ini masih berada di bawah LaR Bank Umum Syariah yang per September 2020 tercatat sebesar 30%,” kata Direktur BCA Syariah, Pranata, dalam acara Pemaparan Kinerja Keuangan BCA Syariah 2020 secara virtual kepada media.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih, mengatakan, sejalan dengan kinerja baik yang diraih perbankan Syariah nasional, BCA Syariah mampu menujukkan kemampuannya untuk bertahan di tengah tantangan ekonomi.

“Manajemen aset dan liabilitas secara optimal, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik dengan senantiasa mengedepankan prinsip kehatian-hatian menjadi kunci kami dalam melaksanakan operasional perbankan BCA Syariah,” pungkasnya.

Kemudian, BCA Syariah sukses mencatatkan profitabilitas sampai dengan Desember 2020 meningkat dengan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax) tercatat sebesar sebesar Rp92,6 miliar, meningkat 11,17% dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp83,3 miliar.

Sebelumnya, aset BCA Syariah di Desember 2020 tercatat sebesar Rp9,7 triliun, meningkat sebesar 12,57% secara tahunan (yoy) dibandingkan Desember 2019 sebesar Rp8,6 triliun. 

Pertumbuhan Aset BCA Syariah didukung oleh penambahan modal dari hasil penggabungan dengan Bank Interim Indonesia dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per Desember 2020 yang tercatat sebesar Rp6,8 triliun atau meningkat 10,37% yoy dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp6,2 triliun. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD