sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Kucurkan Likuiditas hingga Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda

Banking editor Anggie Ariesta
17/07/2026 18:05 WIB
BI melakukan injeksi likuiditas hingga Rp837,11 triliun ke dalam sistem keuangan yang berhasil mengurangi tekanan di pasar keuangan.
BI Kucurkan Likuiditas hingga Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda. (Foto: iNews  Media Group)
BI Kucurkan Likuiditas hingga Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda. (Foto: iNews Media Group)

Menurut Destry, indikator stabilitas ini salah satunya tecermin dari pergerakan indeks Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) yang merepresentasikan dinamika suku bunga transaksional antarbank di pasar uang.

Data BI menunjukkan indeks INDONIA yang sempat melonjak hingga menyentuh level 6,62 persen pada 18 Juni 2026, kini dilaporkan telah melandai ke posisi 6,17 persen pada pemantauan per 16 Juli 2026.

BI menilai penurunan indeks ini menjadi sinyal positif bahwa tensi kebutuhan pendanaan jangka pendek di kalangan perbankan mulai berkurang.

"Penurunan INDONIA mencerminkan berkurangnya tekanan permintaan likuiditas di pasar uang antarbank sehingga kebutuhan pendanaan jangka pendek dapat dipenuhi dengan biaya yang lebih rendah. Kondisi tersebut mengindikasikan likuiditas pasar uang yang tetap memadai,” kata Destry.

Pelonggaran tekanan di pasar uang tersebut merupakan dampak langsung dari strategi intervensi yang dijalankan secara aktif oleh bank sentral.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement