"Sedangkan ekspor jasa tetap tumbuh tinggi sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara," kata dia.
Secara spasial pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di Sulawesi, Maluku, Papua, Kalimantan dan Jawa. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi diperkirakan dalam kisaran 4,5 sampai 5,3 persen pada 2023 dan akan meningkat pada 2024.
"Berlanjutnya perbaikan ekonomi pada 2024 terutama didorong oleh permintaan domestik sejalan dengan rencana kenaikan gaji ASN, penyelenggaraan pemilu dan pembangunan ibu kota negara," paparnya.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan khususnya dari sisi permintaan BI terus meningkatkan stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dengan mendorong kebijakan fiskal pemerintah yang semakin erat.
(NIY)