sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Terindikasi Judol 2025, 600 Ribu KPM Penerima Bansos Dicoret

News editor Binti Mufarida
13/05/2026 03:28 WIB
Gus Ipul membeberkan 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bansos yang terindikasi terlibat judi online (judol) pada triwulan pertama 2026.
Terindikasi Judol 2025, 600 Ribu KPM Penerima Bansos Dicoret  (FOTO:iNews Media Group)
Terindikasi Judol 2025, 600 Ribu KPM Penerima Bansos Dicoret (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bansos yang terindikasi terlibat judi online (judol) pada triwulan pertama 2026. 

Jumlah tersebut disebut menurun drastis dibandingkan temuan tahun 2025, di mana sebanyak 600 ribu KPM telah dicoret dari penerima bansos karena terindikasi Judol.

"Tahun lalu kita sudah mencoret 600.000 waktu itu ya. Dan kemudian ada beberapa yang kita berikan untuk menerima kembali setelah mereka melakukan reaktivasi karena memang secara data yang kami temukan, mereka melalui ground check, mereka masih sangat membutuhkan bantuan sosial," kata Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan pemerintah tetap memantau penggunaan bansos agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Untuk 2026, Gus Ipul mengatakan bahwa Kemensos mencatat terjadi penurunan signifikan jumlah penerima bansos yang terindikasi judi online. Pada triwulan pertama 2026, sebanyak 11 ribu lebih KPM dicoret, sedangkan pada triwulan kedua tersisa 75 KPM dan seluruhnya juga telah dicoret.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement