Selain itu, BI akan terus mempererat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, termasuk sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal, untuk memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk akibat konflik di Timur Tengah, terhadap perekonomian domestik.
Koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Asta Cita.
Sebagai informasi, S&P sebelumnya juga mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil pada 29 Juli 2025.
(Shifa Nurhaliza Putri)