sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BNI (BBNI) Realisasikan Penyaluran Dana Pemerintah Senilai Rp88 Triliun

Banking editor Anggie Ariesta
26/01/2026 14:38 WIB
BNI berhasil melakukan leverage sehingga total kredit yang disalurkan ke sektor produktif jauh melampaui angka tersebut.
BNI (BBNI) Realisasikan Penyaluran Dana Pemerintah Senilai Rp88 Triliun. (Foto Istimewa)
BNI (BBNI) Realisasikan Penyaluran Dana Pemerintah Senilai Rp88 Triliun. (Foto Istimewa)

"Nah kemudian yang tahap kedua Rp25 triliun telah ditarik oleh pemerintah pada tanggal 15 Desember (2025) sebesar Rp23 triliun, sudah kembali ke Bank Indonesia lagi," kata dia.

Meskipun terdapat penarikan dana, BNI menunjukkan performa intermediasi yang impresif. Dari basis penempatan dana tahap pertama sebesar Rp55 triliun, BNI berhasil melakukan leverage sehingga total kredit yang disalurkan ke sektor produktif jauh melampaui angka tersebut.

"Nah kemudian kami telah menyalurkan total Rp88 triliun dari Rp55 triliun dana SAL yang ditempatkan oleh pemerintah di BNI," ujar Putrama.

Menatap 2026, BNI berkomitmen untuk tetap menjaga profil risiko dan likuiditas yang sehat. Putrama menegaskan rasio pinjaman terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) akan dijaga pada level yang konservatif guna memastikan bank memiliki kapasitas ruang yang cukup untuk mendukung agenda pembangunan pemerintah di masa depan.

"Kemudian tentunya ke depan ini juga kami masih harus mempertimbangkan untuk kenapa LDR kami jaga di bawah 90 persen karena di situlah kami akan mempersiapkan dukungan kami terhadap program-program pemerintah ke depan," katanya.

Langkah menjaga LDR di bawah 90 persen ini dipandang strategis untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan pembiayaan pada proyek-proyek strategis nasional yang direncanakan pemerintah sepanjang 2026.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement