AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1040
ADMF
7725
ADMG
196
ADRO
1815
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
76
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
965
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

BNI Gaet UMKM se-Jabar Tembus Pasar Global

BANKING
Agung bakti sarasa
Jum'at, 29 Oktober 2021 07:00 WIB
Bank BNI merangkul para pelaku UMKM khususnya di Jawa Barat untuk mendorong produknya menembus pasar ekspor.
BNI Gaet UMKM se-Jabar Tembus Pasar Global (FOTO: MNC Media)
BNI Gaet UMKM se-Jabar Tembus Pasar Global (FOTO: MNC Media)

IDXChannel -  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) merangkul para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya di Jawa Barat untuk mendorong produknya menembus pasar ekspor.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menghadirkan BNI Xpora sebagai solusi terintegrasi yang akan memudahkan para pelaku UMKM memasarkan produknya ke luar negeri. Selain di Bandung, BNI Xpora juga telah hadir di Jakarta, Solo, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makasar. 

"Xpora adalah solusi terintegrasi bagi UMKM ekspor baik dari sisi pembiayaan, transaksi, dan akses informasi. Ketiga hal tersebut kerap kali menjadi kendala bagi UMKM untuk maju dan berkembang," ujar Pemimpin BNI Wilayah Bandung, Edy Awaludin dalam peluncuran BNI Xpora di Kantor BNI Wilayah Bandung, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Kamis (28/10/2021). 

Menurut Edy, BNI Xpora hadir secara khusus di Bandung untuk meningkatkan kapabilitas bisnis UMKM di Jabar dengan memberikan berbagai nilai tambah seperti solusi dengan orientasi ekspor, pemberdayaan bisnis ekspor, solusi transaksi non-tunai, aktivasi digital, kemudahan akses pasar, hingga solusi keuangan mudah dan terintegrasi, serta peningkatan kapabilitas. 

"Salah satu layanan utama dari Xpora adalah business matching dimana UMKM lokal dapat dipertemukan dengan para buyer di luar negeri. Dengan demikian, pangsa pasar UMKM, termasuk UMKM Jawa Barat dapat menembus pasar global," katanya. 

Bahkan, kata Edy, pada 15 Oktober 2021 lalu, BNI Xpora Bandung telah melakukan business matching antara SBE Priangan (PT Hana Mandiri Sejahtera) sebagai industri pengolahan ubi dengan Forest Harvest Hong Kong yang merupakan nasabah Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI Hong Kong.

"Selain itu, kami juga telah memiliki UMKM Binaan yaitu CV Frinsa Agrolestari yang telah melakukan ekspor 13 ton green bean coffee ke Minneapolis, USA. Dengan adanya Xpora di Bandung, tentu ke depannya akan semakin banyak UMKM Jawa Barat yang eksis di kancah global," imbuh Edy. 

Lebih lanjut Edy mengatakan, dalam memberikan pendampingan, BNI Xpora Bandung bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk mendorong kesiapan dan kualitas UMKM. 

"Di antaranya sosialisasi Xpora dengan UMKM binaan Kemenkop, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kepala Biro Perekonomian Jawa Barat, dan komunitas Bisa Ekspor Bandung," sebutnya. 

Sebelumnya, pada 5-7 Oktober 2021, BNI Xpora Bandung bekerja sama dengan Kemendag juga mengadakan PPEI (Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia) dengan topik “Prosedur Ekspor” yang dihadiri oleh 30 UMKM berorientasi ekspor. 

Tidak hanya itu, pada Agustus lalu, BNI Xpora Bandung juga telah mengadakan pelatihan dan pendampingan secara virtual bersama platform e-commerce Shopee untuk UMKM terkait ekspor yang diikuti 70 UMKM Kota Bandung. Pelatihan dan pendampingan diadakan untuk mengedukasi pelaku UMKM, seperti cara memulai berjualan di Shopee hingga tahapan dalam melakukan ekspor.

"Pada kesempatan itu, BNI melakukan sosialisasi terkait produk-produk perbankan BNI mulai dari tabungan, giro, kredit produktif, kredit konsumtif, hingga layanan cash management. Tentunya, pelaku UMKM juga bisa mendapatkan informasi terkait berbagai produk BNI di Xpora," katanya. 

Sementara itu, salah satu nasabah BNI Xpora asal Bandung yang juga pelaku UMKM keripik ubi mengaku, mendapatkan banyak fasilitas yang membuat bisnis keripik ubinya berkembang pesat, bahkan bisa ekspor ke Korea Selatan. Padahal, dia baru dua bulan menjadi nasabah BNI Xpora. 

"Selain kita mendapat pinjaman modal usaha, kita juga dapat beberapa pelatihan untuk ekspor karena sebagai UMKM kadang kita sudah ada produknya, tapi enggak tahu mau dikemanakan. Di sini ada pelatihan untuk ekspor, pameran, expo, dan segala macam fasilitas dari BNI," tutur Sofi. 

Dia berharap, dengan menjadi nasabah BNI Xpora, dirinya mendapatkan banyak manfaat seperti channel ekspor ke negara-negara lain, pelatihan, serta expo yang dapat mengembangkan usahanya.

"Ke depan harapannya bisa ekspor ke berbagai negara lain karena kita channel-nya baru ke Korea Selatan. Semoga BNI bisa membantu saya ke beberapa negara lain karena saya tidak tahu channel. Terpenting untuk ekspor itu kan channel," katanya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD