IDXChannel - Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Kazuo Ueda, mengatakan bahwa imbal hasil obligasi pemerintah Jepang meningkat terlalu cepat akhir-akhir ini.
Dilansir dari Xinhua pada Sabtu (24/1/2026), BOJ siap untuk meningkatkan operasi pembelian obligasi jika perlu.
Pada konferensi pers setelah pertemuan kebijakan BOJ pekan ini, Ueda mengatakan bahwa bank sentral dapat melakukan operasi pasar obligasi secara lebih fleksibel untuk mengekang kenaikan imbal hasil.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun meningkat tajam bulan ini, mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade.
Pekan ini, BOJ mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada 0,75 persen seperti yang diperkirakan secara luas setelah baru saja menaikkan suku bunga dari 0,5 persen pada Desember.
Ueda mengatakan bahwa ia akan mengevaluasi dampak kenaikan suku bunga BOJ sebelumnya ketika mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan kenaikan suku bunga berikutnya.
Reaksi pasar terhadap hasil pertemuan kebijakan BOJ pekan ini relatif datar. Mayoritas investor sudah memperkirakan bank sentral mempertahankan suku bunga bulan ini. (Wahyu Dwi Anggoro)