sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BRI Catat Laba Rp15,5 Triliun pada Kuartal I 2026, ROE dan ROA Meningkat

Banking editor Shifa Nurhaliza Putri
13/05/2026 18:49 WIB
Return on Assets (ROA) BRI tercatat meningkat menjadi 2,8 persen, sementara Return on Equity (ROE) di Triwulan I 2025 naik menjadi 18,4 persen.
BRI Catat Laba Rp15,5 Triliun pada Kuartal I 2026, ROE dan ROA Meningkat. (Foto: Doc BBRI)
BRI Catat Laba Rp15,5 Triliun pada Kuartal I 2026, ROE dan ROA Meningkat. (Foto: Doc BBRI)

IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mencatatkan peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham, di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai risiko geopolitik. Kinerja tersebut sejalan dengan implementasi transformasi BRIvolution Reignite yang telah berjalan dalam satu tahun terakhir.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026), Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa kombinasi dari perbaikan kualitas aset dan efisiensi biaya mendorong peningkatan profitabilitas Perseroan. Return on Assets (ROA) tercatat meningkat menjadi 2,8 persen, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1 persen pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4 persen pada Triwulan I 2026. 

“Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien. Di satu sisi, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” jelas Hery. 

Tercatat, hingga Triwulan I 2026, total aset BRI mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara year-on-year (YoY). Di sisi intermediasi, penyaluran kredit dan pembiayaan juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, meningkat 13,7 persen YoY menjadi Rp1.562 triliun.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement