Dengan CAR dijaga di level yang mencukupi, BTN akan dapat menjaga pertumbuhan kredit di kisaran yang telah ditargetkan yakni sekitar 8-10 persen, didukung oleh penyaluran KPR dan kredit lainnya di sektor perumahan, serta consumer banking untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia.
Sementara itu, Nixon melanjutkan, BTN menjadi salah satu bank di Indonesia yang menerbitkan PUB Obligasi Berwawasan Sosial atau populer disebut Social Bond sebagai langkah untuk mengembangkan instrumen pendanaan yang sesuai dengan model bisnis dan fokus kegiatan perseroan selama lebih dari 75 tahun di sektor perumahan.
Selain itu, penerbitan Social Bond juga mempertegas kontribusi BTN terhadap agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita Pemerintah yang menekankan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“BTN telah menjalankan mandat historisnya dalam menyediakan pembiayaan untuk perumahan rakyat, memperluas inklusi keuangan, dan mendorong pencitaan lapangan kerja melalui sektor perumahan dan ekosistem turunannya. Peran ini telah membentuk karakter BTN yang secara alamiah berorientasi sosial,” kata Nixon.
Lebih lanjut, penerbitan Social Bond juga sejalan dengan visi keberlanjutan BTN yang tertuang dalam roadmap jangka panjang perseroan untuk menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environment, Social, and Governance/ESG).