sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DPK BRI (BBRI) Capai Rp1.580 Triliun hingga Triwulan II-2026, Mayoritas dari CASA

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
09/09/2026 07:19 WIB
BRI menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.580,7 triliun hingga akhir triwulan II-2026 atau tumbuh 6,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
DPK BRI (BBRI) Capai Rp1.580 Triliun hingga Triwulan II-2026, Mayoritas dari CASA (FOTO:Dok BRI)
DPK BRI (BBRI) Capai Rp1.580 Triliun hingga Triwulan II-2026, Mayoritas dari CASA (FOTO:Dok BRI)

IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.580,7 triliun hingga akhir triwulan II-2026 atau tumbuh 6,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pada periode yang sama, rasio dana murah (CASA) meningkat menjadi 67,6 persen sehingga memperkuat porsi dana murah dalam struktur pendanaan BRI.

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengungkapkan bahwa BRI terus memperluas layanan untuk menjawab kebutuhan transaksi nasabah yang semakin beragam. 

"Salah satu fokus utama transformasi BRI adalah memperkuat funding franchise, khususnya dana murah atau CASA. Strategi kami dilakukan dengan memperkuat transaksi dan menjadikan BRI semakin relevan dalam aktivitas keuangan sehari-hari nasabah,” ujar Aquarius.

Hingga akhir Triwulan II 2026, pengguna aktif BRImo mencapai 22,3 juta, dengan 3,3 miliar transaksi finansial dan volume transaksi mencapai Rp4.166 triliun. Aktivitas tersebut mulai memberikan kontribusi terhadap funding dan revenue BRI. Melalui BRILink Agen, CASA meningkat 28,6 persen menjadi Rp30,7 triliun, sementara fee income tumbuh 16,3 persen menjadi sekitar Rp915,7 miliar.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement