BTN juga tergabung dalam program bantuan yang dikerahkan Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) yang mengerahkan 1.066 relawan dari berbagai perusahaan BUMN serta 109 armada truk bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan tanggap darurat dan pemulihan bencana di wilayah terdampak.
Melalui program tersebut, BTN mengerahkan enam truk bantuan dari Kualanamu, Medan yang mengangkut logistik mendesak seperti pangan, air bersih, hingga perlengkapan bayi dan layanan darurat lainnya.
“BTN berinisiatif untuk langsung terjun mengirimkan tim ke tiga daerah terdampak bencana dibantu oleh koordinasi dengan TNI untuk penyaluran yang diangkut menggunakan pesawat Hercules. Selain itu kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra universitas karena banyak mahasiswa, para pengajar, dan keluarga mereka yang juga terdampak bencana. Kampus-kampus tersebut juga mengerahkan tim relawan untuk menjangkau wilayah terdampak,” kata Corporate Secretary BTN Ramon Armando.
Selain mengirimkan logistik, BTN juga mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tempat pengungsian di empat titik terdampak banjir di Aceh, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Bireun.
Ramon mengatakan, selain membantu masyarakat umum, BTN juga mengunjungi karyawan yang terdampak banjir, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD), untuk memberikan dukungan moral di masa sulit. “Kantor-kantor cabang BTN di Sibolga, Langsa, dan Takengon juga terdampak banjir, sehingga kami telah mengupayakan operasional kantor-kantor tersebut kembali pulih dan berjalan lancar untuk melayani nasabah,” ujarnya.
(kunthi fahmar sandy)