IDXChannel - Industri teknologi finansial atau financial technology (fintech) nasional mulai bertransisi dari fase bakar uang menuju model bisnis yang berkelanjutan. Berdasarkan data Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), sebanyak 43 persen perusahaan fintech di Tanah Air kini telah berhasil membukukan laba bersih seiring matangnya ekosistem keuangan digital.
Pergeseran pola bisnis di sektor keuangan digital menunjukkan kedewasaan industri yang kini lebih menitikberatkan pada profitabilitas ketimbang sekadar mengejar pertumbuhan volume secara instan.
Transformasi ini sekaligus membuka peluang besar bagi para pelaku usaha untuk memperkuat struktur permodalan melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
"Sebanyak 43 persen perusahaan fintech di Indonesia sudah mencatatkan laba, sehingga untuk industri yang selama bertahun-tahun diidentikkan dengan membakar uang, ini adalah perubahan yang layak dicatat. Capaian ini mungkin juga perlu agar perusahaan anggota kami dapat melantai di Bursa Efek Indonesia," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Firlie Ganinduto dalam keterangannya di gedung BEI, Jakarta, dikutip Rabu (2/9/2026).