Mengenai sistem pembayaran, digitalisasi via QRIS terus dipacu tanpa mengabaikan pemenuhan kebutuhan kas fisik masyarakat.
“Bank Indonesia akan tetap memastikan ketersediaan rupiah yang berkualitas dan layak edar di seluruh wilayah NKRI termasuk daerah 3T,” katanya.
Selain itu, Destry mendorong peranan 46 kantor perwakilan BI di seluruh daerah untuk tampil sebagai mitra strategis pemda dalam memicu hilirisasi, industrialisasi, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
Destry menegaskan peranan sinergi menjadi modal dasar dalam mengeksekusi seluruh program prioritas bank sentral.
“Kami meyakini bahwa keberhasilan Bank Indonesia tidak ditentukan oleh kemampuan bekerja sendiri melainkan oleh kemampuan membangun sinergi merah putih bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Destry.