Misalnya, jika dulu konsumen membayar Rp100.000 dalam satu kali transaksi, kini nilainya menurun menjadi Rp80.000 per transaksi. Penurunan nilai transaksi per pembelian ini tercatat mencapai 16 persen secara tahunan.
Sampai dengan kuartal pertama 2026, ALTO juga mengelola 70 juta kartu dan lebih dari 50.000 jaringan ATM di seluruh Indonesia. ALTO juga melayani 50 persen dari seluruh bank digital di Indonesia.
Kemudian, negara mitra yang masuk dalam jaringan cross-border (lintas negara) via QRIS bertambah tiga. Yakni China, Jepang, dan Korea Selatan. Saat ini, ALTO melayani lebih dari 120 klien yang terdiri dari bank konvensional, bank digital, e-wallet, e-commerce, dan sebagainya.
(Nadya Kurnia)