Selain itu, Bank Mandiri mencatatkan Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) sebesar Rp13,7 triliun, naik 9,16 persen YoY, yang didukung oleh penghimpunan dana murah yang efisien.
Hingga Februari 2026, Bank Mandiri menunjukkan pertumbuhan yang solid pada sisi pinjaman maupun penghimpunan dana. Penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.513,1 triliun atau tumbuh 15,7 persen YoY.
Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp1.644,8 triliun atau naik 16,3 persen YoY, Rasio NPL (Kredit Bermasalah) 0,98 persen dan NPL Coverage Ratio 246,5 persen.
Efisiensi operasional juga membaik dengan rasio Cost-to-Income Ratio (CIR) yang turun ke level 37,21 persen, menandakan pengelolaan biaya yang semakin disiplin dan produktif.
Dengan fundamental tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan berkelanjutan sepanjang 2026 melalui integrasi di seluruh lini bisnis.