Kinerja tersebut didukung permodalan yang kuat. Ekuitas MSIG Life mencapai Rp8,2 triliun, jauh melampaui ketentuan minimum tertinggi bagi perusahaan asuransi dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023, yaitu Rp1 triliun yang wajib dipenuhi paling lambat 31 Desember 2028.
Director & Chief Operating & IT Officer MSIG Life, Elly Susanti menuturkan, pihaknya akan terus melanjutkan fokus pada ekspansi dan optimalisasi distribusi multi-kanal, investasi pada digital dan AI, serta inovasi produk bagi kebutuhan nasabah yang semakin beragam.
"Langkah ini semakin memperkuat posisi kami sebagai mitra tepercaya masyarakat Indonesia, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang
bagi nasabah, pemegang saham, dan mitra bisnis," ujar dia.
MSIG Life juga menyampaikan bahwa PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan pada 22 Juli 2026, dan resmi beroperasi sebagai entitas tersendiri
sejak 3 Agustus 2026.
MSIG Life merupakan bagian dari MS&AD Insurance Group Holdings, Inc., grup asuransi dan jasa keuangan terkemuka berbasis di Jepang dengan jaringan di 48 negara di dunia. Sebagai perusahaan asuransi jiwa Joint Venture dengan Jepang terbesar di Indonesia, MSIG Life menyediakan solusi keuangan yang komprehensif, mencakup perlindungan jiwa, kesehatan, dan PAYDI, serta solusi dana
pensiun, untuk menjawab kebutuhan nasabah di setiap tahap kehidupan.
(kunthi fahmar sandy)