Sejauh ini, produk pembiayaan emas Flexi Gold Bank Mega Syariah telah mencatatkan kinerja positif sepanjang tiga bulan pertama 2026. Hingga Maret 2026, penyaluran Flexi Gold tumbuh lebih dari 756 persen dibandingkan posisi Desember 2025.
Minat masyarakat terhadap Flexi Gold tercatat cukup tinggi di wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa serta Sumatera.
Secara khusus, Jakarta mendominasi pasar dengan kontribusi terbesar mencapai 41,79 persen dari total nilai booking nasional, disusul oleh Tangerang yang mencatatkan proporsi signifikan sebesar 14,08 persen, dan Palembang di posisi ketiga dengan andil sebesar 7,15 persen.
Selain ketiga kota utama tersebut, pembiayaan ini juga diminati oleh masyarakat di berbagai kota strategis lainnya seperti Bandung, Semarang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, serta Medan dan sekitarnya, yang secara akumulatif mencakup sisa 36,98 persen dari total portofolio pembiayaan emas perusahaan.
"Ke depan, kami optimistis tren investasi emas akan terus meningkat, seiring dengan dinamika global serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi dan perlindungan nilai aset," ujar Benadicto.
(taufan sukma)