IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri asuransi nasional menunjukkan tren yang beragam hingga Februari 2026. Laba asuransi umum mengalami lonjakan signifikan, sementara laba asuransi jiwa menurun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan laba asuransi umum mencapai Rp4,32 triliun atau meningkat 123 persen secara year-on-year (YoY).
Sebaliknya, asuransi jiwa tercatat sebesar Rp1,14 triliun atau turun 12,56 persen secara tahunan.
Menurut Ogi, lonjakan laba pada asuransi umum ditopang oleh perbaikan underwriting serta pengelolaan klaim yang lebih baik. Di sisi lain, hasil investasi industri juga menunjukkan pertumbuhan kuat seiring membaiknya kondisi pasar keuangan.
"Hasil investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan asuransi jiwa mencapai Rp9,37 triliun (tumbuh 245,44 persen YoY) dan asuransi umum Rp1,40 triliun (tumbuh 18,47 persen YoY), seiring membaiknya kondisi pasar keuangan," kata dia.