IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) bersama Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur.
OJK berharap kepemimpinan baru di BI dapat semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengucapkan selamat kepada Destry Damayanti serta Aida dan Solikin. Perempuan yang arab disapa Kiki itu mengatakan ketiganya bukan merupakan figur baru sehingga telah memiliki pengalaman dan pemahaman yang mumpuni.
"Pertama, mengucapkan selamat kepada Ibu Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia. Saya senang Bu Destry bukan figur baru, ya sudah mumpuni lah di bidangnya," ujar Kiki saat ditemui di Gedung Mahkamah Agung usai Pelantikan Gubernur BI, Rabu (2/9/2026).
OJK berharap hubungan kelembagaan dengan BI ke depan semakin solid, termasuk dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Harapan kita koordinasi semakin baik, sinergi semakin baik antara OJK dengan Bank Indonesia dan juga dalam kerangka KSSK bersama dengan Menteri Keuangan dan juga LPS supaya kita sama-sama menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia," katanya.
Menurutnya, penguatan sinergi antara OJK dan BI akan dilakukan melalui koordinasi kebijakan dengan tetap mempertahankan independensi serta kewenangan masing-masing lembaga.
Dia menekankan koordinasi tersebut penting untuk memastikan kebijakan yang dikeluarkan masing-masing lembaga tidak saling bertentangan. Dengan demikian, sinergi kebijakan dapat berjalan efektif dalam mendukung stabilitas sistem keuangan.
"Kalau bentuk sinergi menjaga stabilitas tentu kita koordinasi kebijakan dengan tetap menjaga independensi masing-masing lembaga tentu saja dan juga ranahnya masing-masing," ujar dia.
Selain stabilitas sistem keuangan, OJK melihat terdapat berbagai program yang dapat semakin dikolaborasikan dengan BI. Salah satunya terkait pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk penguatan program di daerah.
"Program-program lain banyak sekali yang bisa kita kerjasamakan dengan Bank Indonesia. Misalnya nanti kita mengembangkan UMKM bisa semakin baik, kemudian di daerah dan lain-lain," tuturnya.
(NIA DEVIYANA)