Penurunan pada penerimaan premi lanjutan menjadi catatan penting bagi perusahaan asuransi untuk terus memperkuat strategi retensi nasabah. Keberlanjutan ekosistem industri dinilai bertumpu pada keseimbangan antara ekspansi pasar dan pemeliharaan polis aktif.
"Premi lanjutan mengalami sedikit kontraksi menjadi Rp37,01 triliun dan tentunya perlu terus menjadi perhatian demi mencerminkan keberlanjutan perlindungan nasabah. Pertumbuhan industri harus didukung tidak hanya melalui akuisisi nasabah baru saja, tapi juga menjaga keberlanjutan perlindungan bagi nasabah yang sudah ada," ujar Albertus.
(NIA DEVIYANA)