AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Pengguna Aplikasi Jenius Capai 3,9 Juta di Juni 2022 

BANKING
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Selasa, 02 Agustus 2022 17:34 WIB
PT Bank BTPN Tbk (BTPN) mencatat pertumbuhan pengguna aktif aplikasi bank digital miliknya yakni Jenius mencapai 3,99 juta pada Juni 2022.
Pengguna Aplikasi Jenius Capai 3,9 Juta di Juni 2022  (FOTO:
Pengguna Aplikasi Jenius Capai 3,9 Juta di Juni 2022  (FOTO:

IDXChannel - PT Bank BTPN Tbk (BTPN) mencatat pertumbuhan pengguna aktif aplikasi bank digital miliknya yakni Jenius mencapai 3,99 juta atau tumbuh 19 persen pada Juni 2022.

Adapun, dana pihak ketiga (DPK) atau funding balance yang dikelola Jenius juga menunjukkan kenaikan sebesar 12 persen  menjadi Rp17,3 triliun dari sebelumnya sebesar Rp15,4 triliu. Kemudian, flexi cash atau total pembayaran kredit atau disbursement credit yang disalurkan mencapai Rp602 miliar atau naik 148 persen dari sebelumnya sebesar Rp243 miliar.
 
“Nasabah kami pertumbuhannya sangat baik. Sesuai dengan prediksi kami, semester pertama tahun ini jumlah nasabah sudah hampir sama dengan total seluruh nasabah baru tahun lalu,” kata Head of Digital Banking BTPN Irwan Tisnabudi dalam konferensi pers, Selasa (2/8/2022).
 
Untuk itu, perseroan berkomitmen untuk menjaga performa ini agar senantiasa menyediakan layanan perbankan terbaik, guna memenuhi kebutuhan finansial nasabah berbagai segmen, utamanya melalui inovasi teknologi.
 
Bank BTPN sendiri mencatatkan kinerja solid sepanjang semester I 2022. Hingga akhir Juni 2022, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,67 triliun atau naik 2,08 persen dari sebelumnya Rp 1,64 triliun.
 
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penurunan beban bunga sebesar 9 persen secara tahunan menjadi Rp1,70 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,87 triliun. Perseroan juga mencatat kenaikan pendapatan operasional lainnya sebesar 5 persen menjadi Rp5,72 triliun dari sebelumnya sebesar Rp5,59 triliun.
 
Dari sisi penyaluran kredit, hingga akhir Juni 2022 BTPN telah menyalurkan kredit sebesar Rp 149,26 triliun atau tumbuh 10 persen dari sebelumnya Rp 135,59 triliun. Adapun, kredit di segmen korporasi meningkat sebesar 22 persen secara tahunan dan kredit syariah tumbuh sebesar 11 persen.  (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD