IDXChannel - PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan laba bersih sebesar Rp1,72 triliun pada semester I-2026. Perolehan tersebut naik 4,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,64 triliun, didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional serta efisiensi bisnis.
Sepanjang Januari-Juni 2026, Permata Bank menyalurkan kredit sebesar Rp171,2 triliun atau tumbuh 5,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut terutama ditopang segmen korporasi yang naik 9,7 persen menjadi Rp106,4 triliun dan segmen komersial yang meningkat 5,7 persen menjadi Rp21,9 triliun.Pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) pada segmen konsumer juga tumbuh 11,8 persen menjadi Rp7 triliun.
Direktur Utama PT Bank Permata Tbk Meliza M. Rusli mengatakan kinerja positif pada semester I-2026 mencerminkan kemampuan Perseroan menjaga pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi, sekaligus memperkuat sinergi dengan Bangkok Bank Group sebagai pemegang saham pengendali.
"Kinerja semester I tahun 2026 bukan hanya mencerminkan hasil kinerja yang sehat, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dari nasabah serta kemampuan untuk terus beradaptasi di tengah perubahan yang berlangsung cepat," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).
Dari sisi kualitas aset, rasio non-performing loan (NPL) gross dan loan at risk (LAR) masing-masing terjaga di level 2,1 persen dan 5,9 persen. Perseroan juga mempertahankan NPL coverage ratio sebesar 367,5 persen serta LAR coverage ratio sebesar 128,8 persen sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kredit.