Menilik riwayat akademisnya dari laman resmi BI, Aida merupakan alumnus program studi Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis IPB University pada 1987, sebelum kemudian memperdalam keilmuannya di University of Southern California hingga meraih gelar Master di bidang Ekonomi pada 1996.
Perjalanan studinya berlanjut di Claremont Graduate University hingga berhasil menuntaskan jenjang doktoral dan meraih gelar PhD di bidang Ekonomi pada 2001, di mana pada rentang kurun waktu tersebut Aida telah mengawali pengabdian kariernya di Bank Indonesia tepatnya sejak 1991.
Sebelum masuk ke jajaran Dewan Gubernur, Aida sempat dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI, serta sinergi bauran kebijakan nasional untuk kurun waktu 2020 sampai 2022.
Jauh sebelum posisi tersebut, dia pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018 serta memimpin Departemen Internasional sebagai Kepala Departemen sepanjang 2014 hingga 2018.
Sepanjang perjalanan kariernya di bank sentral, Aida menorehkan rekam jejak yang solid baik di panggung internasional maupun lingkup nasional. Pada kurun 2010–2012, dia bertindak sebagai delegasi perwakilan dari 13 negara yang tergabung dalam kantor SEAVG guna menyuarakan aspirasi dan kepentingan kawasan di International Monetary Fund (IMF).