Meskipun pembicaraan tersebut bersifat strategis, Purbaya menekankan bahwa ia tidak mencampuri alasan personal di balik mundurnya Juda dari bank sentral.
“Ya diskusi ekonomi saja. Kondisi ekonomi seperti apa, pandangan dia apa. Enggak, itu urusan dia, bukan urusan saya,” tegas Purbaya terkait alasan pengunduran diri Juda Agung.
Mengenai peluang Juda Agung masuk ke jajaran Kementerian Keuangan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Thomas Djiwandono, Menkeu menyerahkan sepenuhnya mekanisme tersebut kepada Presiden.
Namun, secara profesional, ia memberikan apresiasi terhadap kapasitas intelektual dan rekam jejak Juda di bidang ekonomi.
“Itu tergantung Presiden. Tapi kalau dari kemampuan ekonomi, cukuplah,” ungkapnya.