Termasuk di antaranya lewat penyesuaian terhadap kebutuhan layanan perbankan yang mudah, cepat, aman dan terkoneksi dengan beragam kebutuhan transaksi harian masyarakat, dengan mendorong Simpeda untuk bertransformasi menjadi tabungan digital.
"Asbanda mendorong BPD terus meningkatkan pengalaman digital Simpeda serta memperluas pemanfaatannya untuk pembayaran, transfer, belanja, transaksi merchant dan berbagai layanan finansial lainnya," ujar Agus, di sela Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu.
Bagi Agus, pengelolaan Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung, melainkan harus bertransformasi dengan semakin dekat pada kehidupan sehari-hari masyarakat, semakin modern, digitalized, mudah digunakan, dan tanpa kehilangan kekuatan utamanya, yaitu kedekatan dengan masyarakat daerah.
Transformasi tersebut sekaligus diharapkan semakin memperkuat Simpeda sebagai salah satu sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD untuk mendukung fungsi intermediasi di daerah.
Agus juga menjelaskan bahwa salah satu kekuatan utama Simpeda adalah keberadaannya sebagai produk bersama 27 BPD di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan tersebut diyakini sebagai diferensiasi yang perlu semakin diperkuat, di mana masing-masing BPD perlu memiliki pemahaman, kedekatan dan jaringan yang kuat di daerahnya.