Adapun kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga dengan memberikan pelayanan, tata kelola yang baik, serta inovasi yang berkelanjutan.
Presiden RI melalui Menko Perekomian Airlangga Hartanto usai Rapat di Istana (7/9) memberikan arahan agar masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan.
Prabowo mengatakan pemerintah akan mempersiapkan penyediaan rekening melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penyediaan rekening tersebut ditujukan untuk mendukung pengatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
Lebih lanjut Anggoro juga menyambut baik apresiasi Pemerintah terhadap kemajuan perbankan syariah khususnya BSI sebagai salah satu pilar perekonomian yang mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029.
BSI juga telah bertransformasi memperkuat system teknologi dan informasi yang terbukti mampu mendorong jumlah customer based mencapai 24,3 juta atau telah bertambah 9,84 juta nasabah sejak merger pada tahun 2021.