sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SLIK di Bawah Rp1 Juta Bisa KPR Subsidi, OJK: Kami Sudah Hitung-hitungan

Banking editor Rohman Wibowo
14/04/2026 00:04 WIB
OJK mengaku sudah melakukan perhitungan terkait risiko bisnis perbankan di saat berlakunya penyesuaian Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
SLIK di Bawah Rp1 Juta Bisa KPR Subsidi, OJK: Kami Sudah Hitung-hitungan (FOTO:iNews Media Group)
SLIK di Bawah Rp1 Juta Bisa KPR Subsidi, OJK: Kami Sudah Hitung-hitungan (FOTO:iNews Media Group)

"Harus PUJK atau sektor perbankan melakukan asesmen terhadap risikonya. Jadi, bottleneck sudah kami buka, tapi terakhir tentu bank harus melakukan pekerjaan rumahnya juga," ujarnya.

Merujuk data dari BP Tapera, bank Himbara menjadi kontributor terbesar penyaluran KPR subsidi. BTN menjadi bank yang dominam, dengan penyaluran 10.759 unit rumah (54,55 persen) dari total realisasi nasional. 

Posisi berikutnya ditempati Bank Syariah Indonesia sebanyak 3.174 unit (16,07 persen), Bank BNI 1.747 unit (8,84 persen), Bank BRI 1.367 unit (6,92 persen), dan Bank Mandiri 1.351 unit (6,84 persen). 

Adapun sebelumnya, otoritas memutuskan aturan baru terkait SLIK yang menampilkan hanya riwayat pinjaman di atas Rp1 juta. Aturan yang direncanakan terbit pada Juni mendatang ditujukan untuk memudahkan pengajuan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Friderica menekankan soal banyaknya masyarakat terkendala mengakses pinjaman rumah bersubsidi lantaran SLIK yang bermasalah. Bukan karena tunggakan besar, tapi dominan pinjaman di bawah Rp1 juta sehingga ini menjadi masalah serius bagi realisasi program tiga juta rumah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement