sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Strategi Funding Baru Bank Woori Saudara (SDRA) di Tengah Ketatnya Persaingan DPK

Banking editor Tim IDXChannel
19/05/2026 15:24 WIB
Persaingan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mendorong perbankan mencari strategi baru untuk menjaga daya tarik produk simpanan.
Strategi Funding Baru Bank Woori Saudara (SDRA) di Tengah Ketatnya Persaingan DPK. (Foto: BWS)
Strategi Funding Baru Bank Woori Saudara (SDRA) di Tengah Ketatnya Persaingan DPK. (Foto: BWS)

IDXChannel – Persaingan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mendorong perbankan mencari strategi baru untuk menjaga daya tarik produk simpanan.

Salah satu pendekatan yang mulai banyak dikembangkan ialah menggabungkan produk dana berjangka dengan produk dana transaksional dalam satu paket layanan.

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS menjadi salah satu bank yang mengembangkan skema tersebut melalui program Power Duo.

 Program ini mengombinasikan deposito dengan tabungan atau giro dalam satu bundling produk.

Melalui skema itu, nasabah dapat menempatkan dana di deposito sambil tetap memiliki rekening tabungan atau giro untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Pendekatan tersebut dinilai memberi fleksibilitas bagi nasabah yang ingin menjaga likuiditas tanpa sepenuhnya melepas instrumen simpanan berjangka.

Analis Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly, menilai strategi bundling deposito dan tabungan menjadi salah satu cara bank menjaga daya saing produk simpanan di tengah ketatnya perebutan likuiditas di industri perbankan.

“Program seperti ini menarik karena tidak hanya berbicara soal bunga deposito, tetapi juga bagaimana bank membangun hubungan dana yang lebih luas dengan nasabah. Deposito memberikan stabilitas, sementara tabungan atau giro dapat memperkuat basis dana murah,” ujar Rizal.

Menurut dia, kombinasi produk tersebut dapat menjadi alternatif pengelolaan dana di tengah dinamika suku bunga.

Deposito menawarkan kepastian tenor dan imbal hasil, sedangkan tabungan maupun giro tetap memberi fleksibilitas bagi nasabah dalam bertransaksi.

Dari sisi perbankan, strategi bundling juga dinilai memiliki manfaat dalam menjaga struktur pendanaan. Deposito dapat menopang stabilitas dana, sementara tabungan dan giro berpotensi meningkatkan porsi current account saving account (CASA) yang berbiaya lebih rendah.

Rizal menambahkan, keseimbangan antara dana berjangka dan CASA kini menjadi salah satu fokus penting industri perbankan untuk menjaga efisiensi biaya dana.

“Dalam kondisi persaingan funding yang ketat, bank tidak cukup hanya menawarkan produk simpanan secara terpisah. Kombinasi produk seperti ini bisa membantu bank menjaga loyalitas nasabah, sekaligus memperbaiki kualitas struktur pendanaan,” kata Rizal. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement