AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Targetkan Penyaluran Rp35 Triliun, Realisasi KUR Bank Mandiri Capai 90 Persen

BANKING
Anggie Ariesta
Kamis, 25 November 2021 14:15 WIB
Realisasi KUR Bank Mandiri telah mencapai 90,73% dari total target penyaluran KUR perseroan di tahun 2021 sebesar Rp35 triliun.
Realisasi KUR Bank Mandiri telah mencapai 90,73% dari total target penyaluran KUR perseroan di tahun 2021 sebesar Rp35 triliun. (Foto: MNC Media)
Realisasi KUR Bank Mandiri telah mencapai 90,73% dari total target penyaluran KUR perseroan di tahun 2021 sebesar Rp35 triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Seiring dengan mulai pulihnya perekonomian di dalam negeri, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) semakin aktif mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk mempercepat pemulihan di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Tercatat per Oktober 2021, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp31,75 triliun kepada 324 ribu lebih debitur. 

SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan, realisasi tersebut telah mencapai 90,73% dari total target penyaluran KUR perseroan di tahun 2021 sebesar Rp35 triliun. Bila dirinci berdasarkan sektor usahanya, mayoritas disalurkan ke sektor produksi dengan nilai menembus Rp18,55 triliun atau sekitar 58,42% dari total realisasi. 

Lebih lanjut, Josephus menjelaskan di sisa akhir tahun ini Bank Mandiri akan secara aktif memfokuskan KUR ke sektor produksi untuk mendukung program pemerintah dalam membantu memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19. 

"Menurut pemantauan kami, sektor produksi masih memiliki potensi penyaluran KUR yang relatif besar. Selain itu, beberapa sektor turunannya juga memiliki prospek yang masih baik," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/11/2021). 

Jika dilihat secara detail, penyaluran KUR Sektor Produksi Bank Mandiri saat ini masih didominasi oleh sektor pertanian dengan penyaluran sebesar Rp9,04 triliun atau 28,47% dari total penyaluran. Hal ini menurut Josephus, sudah sejalan dengan upaya Pemerintah yang memang memprioritaskan sektor pertanian untuk menunjang ketahanan pangan di dalam negeri. 

Sementara itu, sektor produksi lainnya seperti jasa produksi dan industri pengolahan, juga masih mencatatkan potensi yang besar untuk tumbuh. Untuk itu, Bank Mandiri akan terus mempercepat penyaluran KUR di dua bulan terakhir tahun ini.  

Salah satu strategi yang sudah diterapkan perseroan yakni dengan mengoptimalkan aplikasi Mandiri Pintar untuk mempercepat proses penyaluran kredit. 

Tidak cuma itu, Bank Mandiri juga telah memperluas skema-skema produk pembiayaan di sektor produksi untuk komoditas tertentu terutama di sektor pertanian yang menyesuaikan dengan kebutuhan masa tanam di mana pokok dan bunga dapat dibayarkan pada saat panen.

"Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, kami optimis akan mampu mendorong penyaluran KUR lewat potensi yang ada, dan dapat mencapai target KUR yang diamanatkan oleh Pemerintah," pungkas Josephus. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD