AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Transaksi Mobile dan Internet Banking Melonjak 300 Persen di 2021

BANKING
Anggie Ariesta
Selasa, 26 Oktober 2021 10:44 WIB
OJK mencatat lonjakan penggunaan mobil banking dan internet banking hingga 300 persen tahun ini.
Transaksi Mobile dan Internet Banking Melonjak 300 Persen di 2021 (FOTO: MNC Media)
Transaksi Mobile dan Internet Banking Melonjak 300 Persen di 2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel  - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan penggunaan mobil banking dan internet banking hingga 300 persen tahun ini. Salah satu pemicunya karena efek pandemi covid dan masifnya pengembangan layanan produk digital perbankan.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan, terkait akselerasi transformasi digital antara lain terkait fenomena menurunnya jaringan bank dari 2017 sampai Agustus 2021 terdapat sejumlah 2.593 kantor mengalami penurunan, tetapi ada peningkatan transaksi mobile banking dan internet banking.

"Peningkatan transaksi mobile banking dan internet banking yang naik lebih 300 persen dari 2016 hingga Agustus 2021, termasuk disini transaksi internet banking dari 2016 sampai agustus 2021 naik besar 50 persen," katanya dalam Launching Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Tak hanya itu, hal lain yang naik cukup signifikan adalah transaksi uang elektronik yaitu pada 2015-2020 yang meningkat hampir 47 persen yaitu dari Rp5,28 triliun menjadi Rp204,9 triliun.

"Termasuk disini adalah peningkatan realisasi perbankan elektronik dan layanan perbankan digital di tahun 2018 terdapat realisasi 85, di tahun 2019 terdapat realisasi 112 dan di tahun 2020 terdapat realisasi 124 layanan perbankan elektronik dan layanan perbankan digital," ujarnya.

Teguh juga mengatakan hal itu terlihat dari peningkatan number of account atau kepemilikan rekening hingga 337 juta di tahun 2020.

"Hal ini juga meningkatkan number of account dari pihak ketiga yaitu sebesar 260 juta number of account tahun 2018 menjadi 337 juta di tahun 2020," ujar dia.

Selain number of account, termasuk disini adalah peningkatan ketersediaan layanan digital onboarding, dimana terdapat 18 bank yang telah menyediakan layanan digital onboarding tanpa tatap muka langsung.  (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD