IDXChannel - Pemerintah menggandeng marketplace untuk mendorong partisipasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhubung ke pasar digital. Pasalnya, di tengah pandemi, UMKM yang mampu bertahan sebagian besar karena dapat memasarkan produknya secara online.
Pandemi menjadi momentum tersendiri bagi industri marketplace. Data Bank Indonesia mencatatkan transaksi perdagangan elektronik meningkat hampir dua kali lipat di tengah pandemi. Jumlahnya melonjak dari 80 juta transaksi pada Agustus 2019 menjadi 140 juta transaksi pada Agustus 2020.
"UMKM yang terhubung dengan marketplace digital jumlahnya baru 13%. Artinya, potensi pemanfaatan marketplace digital oleh pegiat UMKM masih sangat besar. Ini untuk memenuhi permintaan pasar yang juga masih sangat tinggi," ujar Teten di Jakarta, Jumat (26/2/2021).
Pemerintah bersama marketplace lokal, seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blibli, pun sampai saat ini masih gencar mengedepankan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia sebagai upaya mendorong UMKM lokal go digital sekaligus mengajak masyarakat membeli produk buatan dalam negeri untuk menyelamatkan ekonomi.
Berdasarkan data SimilarWeb kategori Marketplace di Indonesia selama periode Januari 2021, Tokopedia memimpin dengan traffic share sebesar 32,04%. Jumlah kunjungan bulanan ke layanan e-commerce tersebut sebanyak 129,1 juta.
Porsi kunjungan melalui mobile mendominasi sebesar 62,7%, sedangkan dari desktop 37,3 persen. Rata-rata durasi kunjungan 6 menit 37 detik.