sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

178 Buruh Garmen di Cimahi Kena PHK, Ini Respons Menperin

Economics editor Tangguh Yudha
07/08/2026 07:40 WIB
Ratusan buruh garmen PT Namnam Fashion Industries di Cimahi, Jawa Barat terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Ratusan buruh garmen PT Namnam Fashion Industries di Cimahi, Jawa Barat terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)
Ratusan buruh garmen PT Namnam Fashion Industries di Cimahi, Jawa Barat terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

"Mereka punya tiga fasilitas produksi, yang dua dinonaktifkan karena dalam balance sheet-nya (neraca) terlihat pendapatannya terus menurun. Jadi kemungkinan berkaitan dengan penyerapan produk mereka di pasar ekspor sehingga perusahaan harus melakukan penyesuaian," ujarnya.

Meski demikian, Agus memastikan satu fasilitas produksi masih tetap beroperasi sehingga perusahaan belum sepenuhnya menghentikan aktivitas usahanya. "yang satu masih up and running (terus beroperasi). Jadi kita pantau terus," katanya.

Terkait kondisi ketenagakerjaan secara umum, Agus menilai sektor manufaktur masih menunjukkan kinerja positif. Dia merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur sebesar 0,09 persen.

Menurut dia, meski secara persentase terlihat kecil, jumlah tenaga kerja yang terserap tetap signifikan mengingat skala industri manufaktur yang sangat besar.

Kendati demikian, dia mengakui masih terdapat sejumlah sektor di luar manufaktur yang mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja. Kondisi tersebut, kata Agus, akan menjadi perhatian pemerintah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement