AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

4,3 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Kembali Didatangkan ke Indonesia

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 24 November 2021 16:56 WIB
Indonesia kembali kedatangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis.
4,3 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Kembali Didatangkan ke Indonesia (FOTO:MNC Media)
4,3 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Kembali Didatangkan ke Indonesia (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Indonesia kembali kedatangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis. Adapun vaksin yang tiba merupakan vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi. 

“Dengan kedatangan ini, total kedatangan vaksin hingga saat ini dalam bentuk bulk atau bahan baku dan jadi sekitar 358 juta,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangannya, Rabu (24/11/2021). 

Johnny memastikan, stok vaksin terus ditambah pemerintah agar cukup diberikan kepada rakyat Indonesia. “Upaya keras ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memerangi pandemi,” ujarnya. 

Johnny menambahkan, per 23 November, sudah 135 juta penduduk Indonesia yang telah mendapatkan dosis pertama, 90 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap. Menurutnya, untuk remaja sudah 23 juta remaja yang mendapatkan dosis pertama, angka ini 86% dari sasaran vaksinasi di kelompok remaja. Dan 15 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap. 

Sedangkan, lanjut Johnny, 11 juta lansia di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 6,9 juta di antaranya sudah dosis lengkap. Percepatan vaksinasi di kelompok lansia sangat dibutuhkan. Dia menekankan, perlu ada kerja sama semua pihak agar dapat mempercepat kelompok lansia yang divaksinasi. 

“Kelompok lansia memiliki risiko kematian tertinggi jika terinfeksi COVID-19. maka dari itu perlu dilindungi,” ujar Johnny. 

Sementara itu, menurut rencana kelompok pertama yang akan menerima vaksinasi booster secara gratis pada 2022 adalah lansia dan diikuti peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. 

Sebagai tambahan, lanjutnya, saat ini ada sebelas jenis vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa menjadi opsi dalam pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 2022. 

“Adapun sebelas vaksin Covid-19 itu adalah Sinovac, Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Zifivax, Janssen, Convidecia dan Covovax,” kata Johnny.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD