Menurut survei ini, para pimpinan yang telah melakukan ekspansi dan diversifikasi ke sektor baru dalam lima tahun terakhir mulai menuai hasil secara nyata. Indonesia lagi-lagi muncul sebagai negara dengan perusahaan yang paling aktif melakukan diversifikasi.
“Ada 56 persen CEO di Indonesia yang sudah ekspansi ke industri yang sebelumnya belum pernah digeluti. Ini naik 45 persen dari tahun sebelumnya,” sambung PwC.
PwC Asia Pacific Chairman Sri Nair mengatakan meskipun kawasan Asia Pasifik mendorong ekonomi global, ada beragam risiko yang membayangi kinerja korporasi jangka pendek. Mulai dari peningkatan tarif hingga kerentanan rantai pasokan.
“Risiko-risiko ini menyita perhatian manajemen atas, sehingga mereka mengalihkan fokus dari perubahan struktural yang lebih mendasar. Isu-isu jangka pendek juga masih mendominasi agenda para CEO,” kata dia.
Kembali pada rencana diversifikasi para CEO, sekalipun banyak yang merencanakan diversifikasi. Dalam 12 bulan mendatang, mayoritas di antaranya tidak berencana untuk berinvestasi di luar negeri dan lebih memilih berinvestasi secara domestik.