AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

Ada Kendala, Lembaga Penyiaran Swasta Nasional Minta Perpanjangan ASO

ECONOMICS
Heri Purnomo
Kamis, 23 Juni 2022 15:10 WIB
Penyelenggara televisi swasta nasional masih menemui berbagai kendala di lapangan terkait migrasi siaran televisi dari analog ke digital.
Migrasi ke TV Digital Ada Kendala, Lembaga Penyiaran Swasta Nasional Minta Perpanjangan ASO (Dok.MNC)
Migrasi ke TV Digital Ada Kendala, Lembaga Penyiaran Swasta Nasional Minta Perpanjangan ASO (Dok.MNC)

IDXChannel Penyelenggara televisi swasta nasional masih menemui berbagai kendala di lapangan pada program migrasi siaran televisi dari analog ke digital (Analog Switch Off/ ASO) yang ditarget rampung pada 2 November 2022.

Hal tersebut disampaikan pimpinan penyelenggara lembaga penyiaran swasta dalam rapat dengar pendapat digitalisasi penyiaran di Komisi I DPR-RI Senayan. 

Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution mengatakan, kendala lapangan berupa ketersediaan data lapangan rumah tangga penduduk miskin selaku penerima layanan ini masih tidak sesuai. 

Di sisi lain, efek Covid-19 memberikan efek yang besar terhadap investasi. 

“Permasalahan utama kita saat ini masih ada beban yang berat di saat kita harus melaksanakan ASO ini, dunia terkena dampak pamdemi covid 19, disaat itu penerimaan penghasilan sangat drastis (turun) dari TV, sehingga kami merasakan kesulitan dalam hal investasi,” ujarnya. 

Syafril menambahkan saat ini pihaknya harus membangun infrastruktur di 21 provinsi atau 49 wilayah layanan multipleksing (MUX) serta harus menyediakan set box tv digital.

“Namun kendala-kendala lapangan masih memberikan hambatan. Sehingga kami usulkan supaya migrasi ASO ini bisa diperpanjang,” ungkap Syafriel. 

Ditempat yang sama, Direktur Viva Media, Neil R Tobing mengatakan, masih dibutuhkan sosialisasi migrasi dari tv analogke tv digital. Menurut dia, program nasional ini harus menjangkau setiap lapisan masyarakat, terutama masyarakat rumah tangga miskin.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD