AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Ada LPI, Sri Mulyani Yakin RI Tak Lagi Andalkan Utang

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Kamis, 18 Februari 2021 12:44 WIB
Keberadaan LPI/SWF membuat pemerintah tidak lagi mengandalkan utang untuk pembangunan infrastruktur.
Ada LPI, Sri Mulyani Yakin RI Tak Lagi Andalkan Utang (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Utang pemerintah sudah tembus Rp6.000 triliun lebih per Desember 2020. Namun dengan adanya Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) yang dibentuk Pemerintahan Presiden Joko Widodo, kedepannya utang tak lagi jadi andalan dalam pembangunan infrastruktur.

"Jadi sovereign wealth fund, otoritas Investasi Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah agar kami dapat menarik lebih banyak modal dari swasta asing untuk bermitra dengan kami dalam ekuitas farmasi. Karena Indonesia tidak bisa terus-menerus membangun dan mengembangkan dirinya hanya melalui pembiayaan yang berasal dari leverage atau utang," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (18/2/2021). 

Lanjutnya kehadiran LPI ini merupakan tugas yang penting dalam membangun ekonomi Indonesia berkelanjutan. 

"Sungguh mengasyikkan, namun tentunya juga merupakan tugas yang sangat menantang, namun kami optimis dapat membangun lembaga ini, dan menjadi instrumen untuk membantu Indonesia terus berkembang. Namun dengan cara yang lebih berkelanjutan secara finansial," imbuhnya. 

Dia menambahkan kehadiran LPI akan memberi lebih banyak modal lagi untuk pembangunan yang dibutuhkan Indonesia. Modal tersebut berasal dari investor yang dalam hal ini merupakan mitra, bukan pemberi pinjaman. 

"Kami punya pengalaman misalnya dengan menerbitkan divestasi melalui IPO, itu masih sangat terbatas. Jadi sovereign wealth fund, merupakan salah satu upaya pemerintah agar kami dapat menarik lebih banyak modal dari swasta asing untuk bermitra dengan kami," tandasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD