sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga Yakin Inflasi 2026 Terkendali Berkat Rantai Pasok Pangan Terjaga

Economics editor Rohman Wibowo
04/02/2026 21:30 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, angka inflasi 3,55 persen dipengaruhi oleh low base effect dari kebijakan diskon tarif listrik.
Airlangga Yakin Inflasi 2026 Terkendali Berkat Rantai Pasok Pangan Terjaga. (Foto iNews Media Group)
Airlangga Yakin Inflasi 2026 Terkendali Berkat Rantai Pasok Pangan Terjaga. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menilai angka inflasi pada awal 2026 masih terkendali. Inflasi Januari 2026 tercatat 3,55 persen (year-on-year) tidak mencerminkan kenaikan harga yang signifikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, angka inflasi 3,55 persen dipengaruhi oleh low base effect dari kebijakan diskon tarif listrik 50 persen pada Januari–Februari 2025, yang membuat inflasi tahunan terlihat lebih tinggi secara perhitungan.

"Dengan demikian, inflasi Januari 2026 tetap terkendali dan tekanan harga domestik tidak menunjukkan peningkatan berarti," ujarnya dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Menurut Airlangga, pemerintah optimistis inflasi 2026 masih tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1 persen dengan didukung bauran kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah, Bank Indonesia (BI), serta koordinasi pengendalian inflasi melalui strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement