AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Ajang Formula E DKI, Ekonom: Bukan Cuma Uang Benefitnya, Tapi Reputasi Bisnis

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 14 Mei 2022 16:10 WIB
Ekonom Universitas Indonesia, Ninasapti Triaswati ungkap benefit dari adanya penyelenggaraan event olahraga Formula E di Jakarta.
Ajang Formula E DKI, Ekonom: Bukan Cuma Uang Benefitnya, Tapi Reputasi Bisnis (Dok.MNC)
Ajang Formula E DKI, Ekonom: Bukan Cuma Uang Benefitnya, Tapi Reputasi Bisnis (Dok.MNC)

IDXChannel - Ekonom Universitas Indonesia, Ninasapti Triaswati mengatakan ada banyak benefit dari adanya penyelenggaraan event olahraga Formula E di Jakarta. Menurutnya hal tersebut dapat mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Jadi ada benefit yang dapat diraup tetapi perhitungannya tentu saja akan menyeluruh," ujar Ninasapti dalam diskusi Virtual, Sabtu (14/5/2022).

Menurutnya penyelenggaraan Formula E bukan hanya sekedar tujuan Bisnis, tapi juga dapat sebagai pemantik pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di Jakarta.

"Bukan hanya Keuntungan dari sisi privat, tapi dari sisi publik, artinya keuntungannya bukan hanya untuk penyelenggara yang sifatnya swasta yang juga terkena dampak dari kegiatan tersebut, bisa UMKM," sambungnya.

Selain itu yang paling penting dari adanya penyelengaraan skala internasional tersebut adalah mengangkut reputasi bisnis yang ke depannya bakal dilakukan di Jakarta.

"Reputasi yang paling sulit di ukur, jadi memberikan ekspektasi positif bahwa sudah endemi, masalah dari Covid ternyata sudah bisa teratasi di Indonesia," lanjut Ekonom UI.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD