Dalam paparan tersebut, Prabowo menyebut strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan menjadi kunci pencapaian target ekonomi nasional.
"Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029," ungkapnya.
Presiden RI ini menegaskan pertumbuhan ekonomi tersebut harus diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata. Karena itu angka kemiskinan ditargetkan turun ke rentang 6,0 hingga 6,5 persen dari target sebelumnya," ujar Prabowo.
Pemerintah juga menargetkan inflasi tetap terkendali di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen. "Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia. Inflasi akan kami jaga tetap pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen," tuturnya.
(Shifa Nurhaliza Putri)