Saat ini (per 5 Juni 2026), progres pembangunan lapangan sepak bola telah mencapai 93,94 persen dan menjadi salah satu fasilitas dengan tingkat penyelesaian tertinggi di kawasan Sekolah Rakyat Jember. Pekerjaan yang tersisa antara lain pemeliharaan rumput, pemupukan, serta penyempurnaan area pendukung agar lapangan siap digunakan saat sekolah mulai beroperasi.
Lapangan tersebut dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional sehingga mampu menjaga kualitas permukaan lapangan dalam berbagai kondisi cuaca. Selain itu, rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang mendukung kenyamanan dan keamanan aktivitas olahraga.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana KSO PT Nindya Karya (Persero) dengan dukungan manajemen konstruksi oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).
Project Manager PT Nindya Karya Aryansah Pratama Putra mengatakan lapangan sepak bola dan jogging track Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan selesai pada pekan ini.
"Kenapa bisa dikatakan standar internasional, jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional," kata Willy.